Cetak buku
Cetak Buku - Kini mencetak buku tidaklah perlu banyak, tidak perlu repot mencetak sekitar 500 buku bahkan 1000 buku untuk mendapatkan buku yang berkualitas tinggi. Dengan adanya perkembangan dunia digital, khususnya dalam digital print mencetak buku satuan sudah bisa, dengan kualitas sama dengan Penerbitan atau buku-buku yang berada di Toko-toko buku ternama seperti Gramedia. Jadi tidak perlu lagi bingung lagi membuat dummy buku ataupun membukukan buku anda sendiri yang sesuai dengan kualitas buku biasa lihat di Toko-toko Buku ternama.Cetak Buku On demand
Cetak buku murah sesuai kebutuhan sekarang memberikan layanan cetak buku satuan dengan kualitas terbaik. Adapun model pembuatan pengunggung buku, kami menggunakan Lem Panas sesuai standar penerbitan ataupun percetakkan pada umumnya. Lem panas ini sangat kuat dan tidak perlu di staples lagi isinya. Sedangkan untuk pembuatan cover yang Full Color dan High Resolution yang telah dilaminasi glossy ataupun dov sesuai dengan selera anda. Untuk pilihan bahan isi buku, anda bisa tinggal pilih saja, antara kertas HVS ataupun Book paper.Cetak Buku untuk ukuran A4 sampai A5
Book Paper sendiri adalah kertas ringan berwarna sedikit kekuningan yang
biasa digunakan pada buku Novel. Isi buku pun telah menggunakan tinta
yang anti air , baik warna ataupun hitam putih. Mengenai harga yang
pasti murah, bahkan sangat terjangkau bagi berbagai kalangan. Harga
Cetak Novel Satuan dan kuantitas banyak menggunakan kertas book paper 70
gsm (standar kertas untuk novel) dengan ukuran novel A5 (14.8 x 21 cm)
atau ukuran standar novel (13 cm x 19 cm). Jilid Softcover dengan Lem
Panas (standar buku-buku digramedia) dengan cover full color laminasi
dov atau glossy. Lebih lagi jika untuk mencetak buku novel, bisa juga
cetak buku diawal sebagai sampling sejumlah satuan.
Baca juga:
Jasa Penerbitan Buku
Mengapa menerbitkan buku sendiri (self publishing)?Kenapa harus menerbitkan buku sendiri? ada banyak alasan jika anda ingin menerbitkan buku anda sendiri, antara lain, naskah anda bebas dari penolakan, anda ingin pembagian royalti yang lebih besar, anda ingin menentukan sendiri perwajahan buku anda, anda ingin menjadi pengusaha buku, anda ingin mendorong dan membantu penulis lain yang senasib dengan anda dalam menerbitkan bukunya, dan banyak lagi.
Bebas Penolakan.
Jika anda pernah mengalami penolakan naskah berkali-kali dari penerbit maka self publishing adalah solusi yang tepat. Jangan kecewa dulu, karena hampir semua penulis mengalami penolakan naskah. Adalah Bambang Trim yang sudah membuat kurang lebih 40-an buku pun pernah mengalami penolakan naskah. J.K Rawling dengan harry porter-nya (yang sekarang international bestseller bahkan sudah difilmkan) juga pernah merasakan berbagai penolakan berkali-kali dari penerbit. Jadi, penolakan bukanlah akhir dari segalanya.
Saya sendiri belum pernah mengalami penolakan naskah buku (naskah tulisan, sering), karena memang naskah buku pertama saya “agama kopi” sejak awal sudah saya niatkan untuk di-selfpublishing-kan. Dan hari ini buku tersebut sudah selesai cetak dan dikirim ke distributor yang saya pilih untuk memasarkan buku saya.
Pembagian royalti yang besar.
Self publishing sangat memungkinkan anda untuk memperoleh royalti yang lebih besar jika buku anda laris di pasaran. Dan jika tidak, maka anda sendiri yang menanggung kerugiannya.
Saya sendiri sebelum memutuskan untuk menerbitkan buku sediri, saya sudah siap dengan segala hal yang bakal terjadi. Yang penting saya coba dulu. Kerugiannya dapat saya tekan dengan mencari percetakan yang murah serta mencetak dengan oplah minimum (misalnya, 1500 eksemplar dulu). Niat yang kuat untuk menerbitkan pertama saya sampai mengalahkan hantu rugi yang mungkin terjadi. Yang inti adalah saya sudah memiliki karya yang bisa menjadi jejak saya kemudian setelah tiada. Bukankah, telur hari ini lebih baik daripada ayam besok ? syukur-syukur jika ternyata kita mendapat ayam hari ini. Tunggu apalagi?! taaarik maang!
Cetak 1 Buku dengan Barga Murah
Anda belum berani?! Kalau anda belum berani maka anda bisa mencetak buku anda dengan oplah minimum sebanyak 50 eksemplar untuk sekedar uji coba pasar. Ada banyak percetakan buku yang menerima cetakan dengan oplah minimal, apalagi jaman sekarang adalah jaman menjamurnya POD (printing on demand). Bereskan? Apalagi sih? Walaah, kalau alamat percetakannya tinggal browsing di internet aja!Kita kembali pada pembahasan kemungkinan anda mendapatkan royalti yang lebih besar, dan anggap saja buku anda laris manis.
Kenapa saya katakan lebih besar? Begini hitungannya; umpama harga cetak buku anda adalah Rp.5.000,00 maka harga jual biasanya harga cetak dikali 5 atau 6. Anggap saja kita kalikan 5 maka harga jual buku anda akan menjadi Rp25.000,00. Kalau buku anda diterbitkan lewat penerbit terkenal maka royalti penulis hanya 10% dari harga jual buku. Ini berarti anda hanya akan mendapatkan royalti Rp2.500,00 per buku. Jika buku anda dicetak oleh penerbit sebanyak 3000 eksemplar, maka royalti anda Rp. 7.500.000,00. Dan ini dibayarkan setiap 3 bulan sekali.
Tapi jika anda menerbitkan buku anda sendiri, tentu akan lebih besar lagi yang akan anda dapatkan. Karena selain anda penulis, anda juga penerbitnya. Umpama keseluruhan biaya (termasuk biaya cetak, biaya diskon distributor atau toko buku) adalah 65%-70 % dari harga cetak buku, maka anda dapat mengantongi 30% dari harga cetak yaitu Rp9.900,00 per buku. Jika 3000 eksemplar buku anda laku di pasaran maka anda akan menghasilkan Rp29.700.000. Suatu angka yang sangat jauh dari royalti jika menjadi penulis saja.
Tanggungjawab
Jika anda sudah memilih untuk menerbitkan buku dan Cetak Buku anda, maka ada banyak konsekuensi yang harus anda tanggung sendiri. Selain membiayai sendiri buku anda, anda juga akan terlibat dalam urusan desain sampul, tata layout isi, editing, cetakan, dan pemasaran juga menjadi tanggungjawab anda.



No comments:
Post a Comment